Processor

CPU ( Central Processor Unit ) atau processor, merupakan chip yang berisi jutaan transistor dan berfungsi sebagai pusat pemrosesan data. Processor dapat dikatakan sebagai otak komputer karena bertanggung jawab memproses instruksi-instruksi kompleks yang membuat komputer bekerja. PRocessor sering juga disebut dengan CPU :

  • Central karena merupakan pusat pemrosesan data
  • Processing karena bertugas memproses ( memindahkan dan menghitung ) data
  • Unit karena berbentuk chip yang terdiri atas jutaan transistor

1. Hukum Moore
Dari tahun ke tahun processor, terus dikembangkan dengan teknologi baru dan kemampuan yang lebih baik lagi. Hukum Moore menyatakan bahwa kemampuan processor akan bertambah dua kali lipat setiap 18 bulan. Hukum yang diprediksikan oleh Gordon Moore ( salah satu pendiri intel ) pada tahun 1965 ini masih cukup relevan.

2. Komponen dalam processor
Pada dasarnya, komponen CPU bisa dibagi menjadi 4 bagian utama :
  • Control Unit : berfungsi untuk mengontrol aktivitas semua alat, baik internal maupun eksternal. Unit ini akn menerjemahkan perintah ( instruction ) seperti menentukan data disimpan ke mana dan memberi perintah kontrol kepada alat.
  • Arithmetic and Logic Unit ( ALU ) : berfungsi untuk melakukan penghitungan, misalnya operasi aritmetika ( penambahan, pengurangan, perkalian, pembagian ) serta membandingkan bilangan dengan bilangan lainnya ( operasi logika ). Processor modern biasanya telah dilengkapi Floating Point Unit ( FPU ) yang khusus digunakan untuk menangani bilangan floating point ( non integer ).
  • Register ( cache ), Memory Unit ( MU ) : memori penyimpanan sementara ( temporaty storage ) di dalam CPU yang diperlukan selama pemrosesan data oleh ALU.

3. Cache pada processor
Kebanyakan processor mempunyai 2 tingkat cache, yaitu level 1 ( L1 cache ) dan level 2 ( L2 cache ). Biasanya L1 cache mempunyai kecepatan sama dengan processor, sedangkan L2 cache bisa lebih lambat. Besar L1 dan L2 juga bervariasi tergantung merk dan type processor, biasanya berkisar 64 KB atau lebih untuk L1, dan 128 KB hingga 2 MB untuk L2.
Processor dengan cache yang besar sangat diperlukan terutama pada server, game aplikasi 3D, dan video editing. Intel adan AMD ( Anvanced Micro Devices ) sebagai perusahaan processor utama, telah mengeluarkan beragam versi processor. Processor yang mempunyai cache lebih kecil ( Intel celeron atau AMD Duron, Sempron ), ditujukan untuk kelas value ( murah ).

4. Daftar kata teknis procesor
  • Clock speed internal : merupakan kecepatan clock di dalam processor dan dihitung dalam satuan Hz.Processor dengan clock 1 GHz berarti bisa memproses 1 miliar instruksi setiap detiknya. Khusus pada processor AMD, digunakan istilah sendiri dengan nama P-rating yang ditandai dengan simbol +. MisalnyaBarton 2800+ sebenarnya bekerja dengan clock 2,1 GHz. Nilai 2800 dihitung berdasar kelipatan kinerjanya dari processor AMD sebelumnya.
  • Clock speed external : menentukan kecepatan FSB, yaitu clock antara CPU dan RAM. Pada kebanyakan motherboarddan processor, kita bisa mengubah kecepatan clock internal maupun kecepatan clock eksternal.
  • Data bus processor : menentukan berapa besar data yang bisa diolah CPU pada tiap clocknya. Data bus processor ini merupakan lebar data untuk komunikasi antara processor dengan motherboard. Kebanyakan processor saat ini mempunyai 32 bit internal bus dan 64 bit eksternal bus. Processor intel pentium dan AMD athlom menggunakan 32 bit internal bus, sedangkan intel Itanium dan AMD 64 sudah menggunakan 64 bit internal bus.
  • MIPS ( Million of Instruction Per Second ) : ukuran kemampuan processor secara kasar, yaitu berapa juta instruksi per detik yang bisa ditangani.
  • MMX ( Multi Media Extension, Matrix Math Extension ) : teknologi yang mulai diperkenalkan pada processor intel generasi kelima. Digunakan untuk meningkatkan performa multimedia terutama grafik dan 3D.
  • SSE ( Streaming SIMD Extensions ) : pembaruan atau update dari teknologi MMX. SIMD merupakan singkatan dari Single Instruction Multiple Data dan mulai diterapkan pada Pentium III. Untuk AMD, teknologi yang mirip disebut 3Dnow!. KEmampuan SSE terus ditingkatkan hingga muncul SSE2 dan SSE3.
  • FPU ( Floating Pont Units ) atau math coprocessor merupakan chip yang sudah terintegrasi dalam processor dan berguna untuk perhitungan matematika kompleks seperti mencari akar, logaritma, fungsi trigonometri. Tanpa FPU, perhitungan tersebut akan memakan waktu yang jauh lebih lama.
  • Dalam mengoptimalkan instruksi processor, pernah terjadi perbedaan pendapat antara mengurangi atau malah menambah kompleksitas instruksi. Karena itu lahir CISC ( Complex Instruction Set Computing ) untuk perintah yang dibuat kompleks dan instruksi yang disederhanakan atau RISC ( Reduced Instruction Set Computing ). RISC banyak diterapkan pada processor modern .
  • PGA ( Pin Grid Array ), merupakan jenis konektor pada processor modern berupa kumpulan pin ( kaki ) processor dalam bentuk grid. Jenis socket processor modern banyak dinamai dengan jumlah pinnya, misalnya soket 939. Processor Pentium 4 terbaru sudah menggunakan LGA ( Land Grid Array ) atau soket T. Berbeda dengan PGA, pin pada LGA merupakan bagian dari soket bukan bagian dari CPU.

0 komentar:

Poskan Komentar